Daftar Isi
LiveWire menyampaikan keraguan besar terhadap kemampuan perusahaan untuk tetap beroperasi dan tengah menjajaki opsi seperti pembiayaan baru, mitra strategis, atau penjualan. Meskipun penjualan sepeda motor listrik mengalami peningkatan baru-baru ini, aset likuid anak usaha Harley-Davidson tersebut telah menyusut hingga di bawah 40 juta dolar AS.
Peringatan Kelangsungan Usaha dan Opsi Strategis
Bersamaan dengan pengumuman hasil kuartal ketiga 2026, LiveWire mengeluarkan peringatan kelangsungan usaha atau *going-concern warning*. Menurut pihak manajemen, terdapat keraguan substansial mengenai kemampuan perusahaan untuk terus beroperasi selama dua belas bulan ke depan tanpa adanya langkah-langkah tambahan. Alasan yang disebutkan mencakup kerugian operasional yang berulang, arus kas negatif, likuiditas yang terbatas, serta kebutuhan pembiayaan lanjutan.
Kondisi ini belum berarti kebangkrutan telah dinyatakan, tetapi LiveWire menegaskan bahwa tambahan pembiayaan atau solusi strategis mungkin diperlukan. Berdasarkan laporan dari portal daring Electrek seperti dilansir electrive.com, opsi yang sedang dipertimbangkan meliputi pembiayaan utang dan ekuitas, kemitraan atau investasi, serta penjualan, restrukturisasi, atau rekapitalisasi.
Untuk mengatasi situasi tersebut, dewan direksi membentuk komite restrukturisasi khusus pada tanggal 22 Oktober. Tugas komite ini adalah mengevaluasi dan menegosiasikan potensi transaksi. Selain itu, Roy Gallagher telah ditunjuk sebagai Chief Restructuring Officer. LiveWire juga mencatat adanya jatuh tempo utang pada Desember 2027.
Pertumbuhan Penjualan dan Penurunan Likuiditas
Dari sisi operasional, LiveWire mencatatkan pertumbuhan pada kuartal ketiga. Pendapatan grup meningkat sebesar 38 persen menjadi 7,9 juta dolar AS, sementara rugi bersih menyusut tipis dari 19,4 juta dolar AS menjadi 18,6 juta dolar AS. EBITDA yang disesuaikan berada di angka minus 14,7 juta dolar AS.
Dalam segmen sepeda motor listrik, LiveWire menjual 241 unit, naik dari 184 unit pada periode yang sama tahun lalu yang merupakan peningkatan sebesar 31 persen. Pendapatan di segmen motor naik dari 1,0 juta dolar AS menjadi 2,7 juta dolar AS, kendati rugi operasional tetap jauh lebih tinggi di angka 17,0 juta dolar AS. Sebagian besar dari total 7.233 unit yang terjual bukan merupakan sepeda motor, melainkan bagian dari bisnis STACYC yang mencakup sepeda keseimbangan elektrik dan sepeda listrik anak-anak dengan 6.992 unit terjual pada kuartal tersebut.
Kendati demikian, likuiditas menjadi faktor penentu dalam situasi saat ini. Per 30 September, LiveWire memiliki kas dan setara kas sebesar 39,9 juta dolar AS, turun dari 82,8 juta dolar AS pada akhir tahun 2025. Selama sembilan bulan pertama tahun 2026, dana sebesar 38,3 juta dolar AS digunakan untuk aktivitas operasional, dengan arus kas bebas berada di posisi minus 40,5 juta dolar AS. Walaupun kedua angka tersebut mencatatkan perbaikan 16 persen dari tahun ke tahun, arus keluar dana tetap tinggi.
Akibat kondisi ini, LiveWire menarik kembali perkiraan tahunan sebelumnya. Perusahaan sebelumnya memperkirakan kerugian operasional sebesar 70 hingga 80 juta dolar AS untuk tahun 2026.
Peluncuran S4 Honcho dan Latar Belakang Perusahaan
Tantangan finansial ini muncul saat LiveWire meluncurkan jajaran S4 Honcho baru, yang digunakan perusahaan untuk memperluas penawaran secara signifikan ke segmen harga yang lebih rendah. Di Eropa, S4 Honcho Trail dibanderol mulai dari 5.299 euro, sementara versi jalan raya S4 Honcho Street dipatok seharga 5.699 euro. Model-model LiveWire sebelumnya, seperti S2 Mulholland, umumnya dihargai sekitar kisaran 20.000 euro.
Produksi kedua motor listrik ringan tersebut telah dimulai di Kymco. Menurut LiveWire, unit pertama S4 Honcho Trail dikirimkan di AS pada bulan Agustus, disusul oleh versi Street di diler-diler pada bulan Oktober. Untuk wilayah Eropa, pengiriman perdana Trail diumumkan pada bulan Oktober, sementara versi Street dijadwalkan hadir pada bulan November.
Melalui model-model yang lebih terjangkau ini, LiveWire menyasar basis pelanggan yang jauh lebih luas dari sebelumnya. Secara paralel, perusahaan juga sedang mengerjakan turunan S2 tambahan serta skuter maxi elektrik yang dikembangkan bersama Kymco.
Peringatan kelangsungan bisnis mengindikasikan bahwa LiveWire harus terlebih dahulu mengamankan pembiayaan tambahan atau solusi strategis lainnya agar dapat melanjutkan rencana bisnis sesuai tujuan. LiveWire dipisahkan dari Harley-Davidson pada tahun 2022 dan tercatat secara terpisah di bursa saham, di mana Harley-Davidson tetap menjadi pemegang saham mayoritas produsen motor listrik tersebut.
Sumber: electrive.com








