Pemasok teknologi otomotif Marelli mengumumkan penunjukan Laurent Favre sebagai Chief Executive Officer (CEO) yang berlaku efektif segera. Favre menggantikan Frederick “Fritz” Henderson yang mengakhiri masa jabatannya sebagai CEO interim.
Fokus Kepemimpinan dan Transisi Perusahaan
Favre akan memimpin perusahaan dalam melewati proses keluar dari Chapter 11 serta fase transformasi berikutnya. Di sisi lain, para kreditur Marelli berencana menunjuk Bram Schot sebagai Ketua Dewan Direksi setelah perusahaan resmi keluar dari Chapter 11, dengan catatan terpenuhinya syarat-syarat restrukturisasi. Schot memiliki pengalaman luas di industri otomotif, termasuk pernah menjabat sebagai CEO Audi serta memegang posisi kepemimpinan senior di Mercedes-Benz dan Volkswagen Group.
Pengalaman Industri dan Prioritas Kerja
Favre membawa pengalaman lebih dari dua dekade di berbagai perusahaan pemasok otomotif utama, yang mencakup posisi senior di ThyssenKrupp, ZF, Benteler, serta masa jabatan sebagai CEO Plastic Omnium yang kini berganti nama menjadi OPmobility. Dalam tanggapannya terkait penunjukan tersebut, Favre menjelaskan bahwa prioritas utama mereka adalah merampungkan pekerjaan yang diperlukan agar proses keluar dari Chapter 11 dapat berjalan sukses. Keluar dari proses tersebut merupakan tonggak penting, namun pemulihan harus terus berlanjut melampauinya dengan fokus mengembalikan kekuatan finansial, meningkatkan kinerja bisnis, serta memperkuat kepercayaan pelanggan melalui pengiriman yang konsisten.







