Auto Sport

Moto3 Sepang: Veda Ega Pratama Raih Podium Kedua

Moto3 Sepang: Veda Ega Pratama Raih Podium Kedua

Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama yang membela Honda Team Asia tampil gemilang pada ajang Moto3 Petronas Grand Prix of Malaysia. Memulai balapan dari posisi start kedelapan, Veda sukses mengamankan posisi kedua setelah menyelesaikan 15 lap perlombaan di Sirkuit Sepang.

Konsistensi Waktu dan Jalannya Balapan

Berdasarkan data resmi klasifikasi setelah 15 lap dengan total jarak 83,145 kilometer, seperti dilaporkan Iwanbanaran.com, Veda membukukan total waktu balapan 33 menit 11,368 detik. Ia hanya terpaut 3,734 detik dari Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team yang keluar sebagai juara pertama. Catatan waktu terbaik atau *fastest lap* Veda diraih pada lap ketiga dengan angka 2 menit 11,260 detik, terpaut tipis sekitar 0,293 detik dari pemegang *fastest lap* keseluruhan, Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo, yang mencatatkan 2 menit 10,967 detik.

Keberhasilan Veda menembus posisi dua besar didorong oleh konsistensi *pace* balap yang stabil di setiap lap serta minimnya kesalahan saat berada di dalam rombongan grup depan. Veda dinilai mampu menjaga ritme ban dengan baik, mengetahui waktu yang tepat untuk menekan di awal balapan, serta menghemat daya cengkeram ban untuk menghadapi lap-lap akhir.

Pertarungan Sengit dengan Pembalap Tuan Rumah dan Eropa

Memulai dari grid kedelapan, Veda harus melewati pertarungan jarak dekat atau *dogfight* menghadapi sejumlah nama besar dan pembalap tuan rumah. Veda menghadapi tekanan dari pembalap asal Malaysia, Hakim Danish dari AEON Credit – MT Helmets – MSI, yang start dari posisi lebih baik dan mencatatkan *fastest lap* 2 menit 11,226 detik. Veda mampu meredam tekanan tersebut dan finis di depan Danish yang harus puas berada di peringkat keempat dengan selisih waktu 4,410 detik.

Selain itu, Veda juga terlibat duel ketat dengan pembalap-pembalap Spanyol di barisan depan seperti Alvaro Carpe di posisi ketiga dan David Almansa di posisi kelima. Ketenangan Veda dalam mengeksekusi tikungan dan menghindari insiden di rombongan tengah membuatnya mampu menyodok ke posisi dua besar.

Hasil impresif di Sepang ini menegaskan kemampuan pembalap asal Gunungkidul tersebut dalam mengoptimalkan performa motor Honda saat melakukan pengereman keras di Sirkuit Sepang. Kolaborasi solid dengan motor serta kecerdasan taktis di atas lintasan menunjukkan masa depan yang cerah bagi Veda Ega Pratama di kancah balap grand prix dunia.

Sumber: Iwanbanaran

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *