Auto Sport

Motor Honda Ini Disebut Bisa Gantikan Tiga Jenis Motor Sekaligus

Motor Honda Ini Disebut Bisa Gantikan Tiga Jenis Motor Sekaligus
Daftar Isi
  1. Daya Tarik Motor Serbaguna
  2. Bagaimana Honda NT1100 DCT Menggantikan Komuter
  3. Sasis Sporty dan Kenyamanan Turing
  4. Persaingan di Kelas Crossover

Kepemilikan sepeda motor sering kali menuntut kompromi antara kecepatan motor sport, kenyamanan komuter harian, dan daya tahan motor turing jarak jauh. Namun, sebuah motor sport-tourer yang dilengkapi dengan baik dapat mencakup berbagai kebutuhan berkendara tersebut tanpa harus membeli tiga jenis mesin berbeda.

Daya Tarik Motor Serbaguna

Sepeda motor serbaguna menjadi pilihan menarik karena pengendara menginginkan satu mesin untuk berbagai aktivitas. Naked bike sering kali dipilih karena posisi berkendara yang tegak dan mesin responsif. Di sisi lain, sport-tourer menggabungkan performa dan kemampuan jarak jauh, menawarkan perlindungan angin yang lebih baik serta sasis untuk penanganan jalan raya yang percaya diri.

Pasar sport-tourer didominasi oleh model asal Jepang seperti Yamaha Tracer 9, Suzuki GSX-S1000GT, dan Kawasaki Ninja 1000SX. Sementara itu, Honda NT1100 sering kali terlewatkan padahal memadukan ciri-ciri dari tiga segmen berbeda sehingga mampu berkinerja baik dalam berbagai kondisi.

Bagaimana Honda NT1100 DCT Menggantikan Komuter

Bagian paling menonjol dari Honda NT1100 adalah transmisi kopling ganda atau dual-clutch transmission (DCT) miliknya. Sistem buatan Honda ini menggunakan dua kopling untuk mengelola set gigi ganjil dan genap, memungkinkan sepeda motor berpindah gigi secara otomatis tanpa tuas kopling konvensional.

Pengendara tidak perlu lagi mengoperasikan tuas kopling di setiap lampu merah, dan sistem akan mengatur perpindahan gigi secara otomatis. Pengendara juga dapat memindahkan gigi secara manual menggunakan dayung di setang jika menginginkan kontrol lebih. Berdasarkan situs web Honda Inggris, mesin berpendingin cairan berkapasitas 1.084cc yang diturunkan dari Africa Twin ini menghasilkan tenaga 100 tenaga kuda dan torsi 82 pon-kaki. Tenaga puncak tercapai pada 7.500 rpm, sedangkan torsi maksimal diraih pada 5.500 rpm yang membuat akselerasi dari lampu merah terasa mulus.

Sasis Sporty dan Kenyamanan Turing

Dirancang utamanya untuk jalan beraspal, rangka semi-double cradle baja pada NT1100 mendukung garpu depan upside-down Showa 43mm dan monosok belakang Showa dengan penyesuaian prabeban. Pengereman mengandalkan piringan ganda 310mm di depan dan piringan 256mm di belakang. Geometri sasis ini membuat motor lebih lincah dibandingkan motor ADV berukuran besar dan motor turing penuh saat melibas tikungan.

Dari segi kenyamanan turing, posisi berkendara NT1100 yang tegak menghindari postur membungkuk seperti pada motor sport pada umumnya. Fairing yang luas dan kaca depan yang dapat disetel berfungsi meredam terpaan angin guna mengurangi kelelahan pengendara. Selain itu, Honda NT1100 dilengkapi slot struktural tersembunyi untuk memasang tas samping pabrikan tanpa memerlukan perangkat pemasangan tambahan.

Persaingan di Kelas Crossover

Di kelasnya, NT1100 bersaing dengan sejumlah crossover kelas menengah, namun menjadi satu-satunya yang menawarkan sistem transmisi otomatis DCT. Pesaing terdekatnya meliputi Yamaha Tracer 9 bermesin triple seharga 12.599 dolar Amerika Serikat dan Triumph Tiger Sport 800 berkekuatan 113 tenaga kuda seharga 12.845 dolar Amerika Serikat. Ada pula BMW F 900 XR premium bermesin parallel-twin berkekuatan 105 tenaga kuda yang dibanderol 12.695 dolar Amerika Serikat.

Honda NT1100 versi DCT dipasarkan mulai dari harga 11.999 dolar Amerika Serikat. Kombinasi transmisi otomatis, mesin parallel-twin yang fleksibel, sasis berfokus pada jalan raya, dan kapasitas bagasi menjadikan motor ini pilihan yang sangat fleksibel untuk berbagai keperluan.

Sumber: TopSpeed

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *