Auto News

Sejarah dan Jajaran Model Mobil Citroën Terkini

Sejarah dan Jajaran Model Mobil Citroën Terkini

Citroën memiliki sejarah lebih dari satu abad sebagai pabrikan asal Prancis yang dikenal melalui berbagai inovasi otomotif penting. Meski kerap mencatatkan pencapaian inovatif, tantangan finansial sempat membayangi perjalanan merek ini sebelum akhirnya bergabung di bawah naungan Grup Stellantis.

Sejarah Inovasi dan Perjalanan Perusahaan

Bermula dari pembuatan persenjataan militer pada Perang Dunia Pertama, pendiri André Citroën menyadari potensi pabriknya untuk beralih ke industri otomotif saat perang usai. Pada Maret 1919, ia meluncurkan Citroën Type A yang dijual dari sebuah showroom di Champs-Élysées, Paris. André dikenal sebagai sosok inovatif yang memperkenalkan bodi full-steel pertama di Eropa pada 1927, mobil penumpang bermesin diesel pertama pada 1934, serta Traction Avant yang mengusung penggerak roda depan dan suspensi independen.

Kendati inovatif, strategi menjual mobil dengan harga lebih murah dari para pesaingnya memicu kerugian besar, hingga Michelin mengambil alih perusahaan yang terancam bangkrut pada 1934. Pasca Perang Dunia Kedua, Citroën merilis mobil ikonik nan murah 2CV untuk petani Prancis yang bertahan di pasaran hingga 1990 dengan produksi mencapai 9 juta unit. Model DS yang meluncur pada 1955 turut mencuri perhatian berkat desain aerodinamis serta suspensi hydro-pneumatic swa-atur.

Akibat masalah keuangan yang berlanjut, pemerintah Prancis campur tangan pada pertengahan 1970-an untuk menggabungkan Citroën dengan Peugeot guna mencegah pemutusan hubungan kerja besar-besaran. Setelah penggabungan tersebut, karakteristik unik Citroën sempat meredup sebelum akhirnya merek ini mendirikan sub-merek DS Automobiles pada 2009 dan kini menjadi bagian dari Stellantis bersama merek seperti Fiat, Alfa Romeo, dan Vauxhall. Tantangan sempat datang ketika penjualan di Inggris merosot 30 persen pada 2025, namun kembali pulih seiring langkah manajemen Stellantis memperkuat diferensiasi desain dan rencana menghidupkan kembali model legendaris 2CV.

Jajaran Model Terkini dan Masa Depan Citroën

Lini kendaraan Citroën kini telah dirasionalisasi dengan mengadopsi elektrifikasi, meski rencana untuk menghapus sepenuhnya mesin pembakaran internal sempat dikurangi. Lini inti tetap bertumpu pada seri C, dimulai dari C3 generasi keempat yang rilis pada 2025 dengan bentuk kotak menyerupai SUV, berdampingan dengan versi listriknya, ë-C3. Varian listrik ë-C3 mendapat sambutan positif karena kenyamanan dan harga terjangkau, sementara versi SUV kecil C3 Aircross berbagi spesifikasi mekanis dengan Vauxhall Frontera.

Di segmen keluarga, C4 hadir mempertahankan eksistensinya dengan gaya berkendara ala SUV dan opsi penggerak listrik, meski catatan keandalan dan emisi menjadi evaluasi tersendiri. Model C5 X yang diluncurkan pada 2022 mendulang pujian sebagai salah satu mobil terbaik Citroën dalam beberapa tahun terakhir, sementara C5 Aircross terbaru yang rilis pada musim panas 2025 menawarkan gaya lebih tajam bagi para pencinta SUV besar.

Selain itu, Citroën mempertahankan kesuksesan kendaraan berbasis van seperti Berlingo dan SpaceTourer yang tersedia dalam pilihan mesin konvensional maupun listrik, serta kendaraan unik quadricycle listrik bernama Ami. Model yang paling dinantikan berikutnya adalah kehadiran kembali Citroën 2CV dalam wujud kendaraan listrik terjangkau yang dijadwalkan tampil sebagai bintang di pameran Paris Motor Show 2026.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *