Pendekatan visual terbaru pada lini kendaraan Kia, khususnya Kia Seltos yang kini tampil lebih bersudut dan sarat aksen teknologi, memicu sorotan terkait ketahanan estetika dalam jangka panjang. Kendati demikian, arah desain anyar tersebut terbukti berhasil memikat pasar Amerika Serikat dengan capaian lonjakan angka penjualan yang signifikan.
Perubahan Bahasa Desain Kia
Berdasarkan ulasan The Drive, rancangan kendaraan kerap bergerak layaknya tren fesyen yang mengutamakan efek kejutan visual dibandingkan penerimaan awal yang seragam. Bahasa desain Kia yang sempat menuai respons positif saat pertama kali diperkenalkan pada sedan kompak Kia K4—melalui kombinasi siluet kekar dan garis diagonal khas bernuansa futuristis—dinilai mulai kehilangan daya pikat alaminya seiring waktu.
Generasi terbaru SUV Kia Seltos kini tampil lebih kaku dan berotak kotak, berbeda dengan model generasi sebelumnya. Versi pendahulu Seltos dinilai memiliki tampilan yang lebih berkarakter berkat lekukan spatbor halus dan fasia melengkung yang menyerupai mobil reli Dakar, sementara model barunya dinilai terlalu mengandalkan kesan digital yang berisiko cepat terasa usang.
Ergonomi Interior dan Kinerja Pasar
Kritik juga tertuju pada fungsionalitas ruang kabin. Meskipun kualitas perakitan dinilai cukup baik dan masih mempertahankan tombol fisik yang memadai, penataan sejumlah fitur dianggap mengurangi kepraktisan berkendara demi mengejar tampilan modern.
Salah satu bagian yang disorot adalah letak panel pengatur suhu kabin yang disematkan di antara kluster instrumen dan layar hiburan. Posisi panel tersebut berada di area titik buta tepat di balik sisi kanan lingkar kemudi, sehingga menyulitkan pengemudi untuk mengoperasikannya secara intuitif tanpa mengalihkan pandangan dari balik kemudi.
Meski menuai catatan dari sisi kepraktisan dan estetika, penerimaan publik terhadap kendaraan ini justru sangat positif. Penjualan Kia Seltos di Amerika Serikat tercatat mengalami kenaikan hingga 45 persen sampai September 2026 setelah peluncuran versi perombakan tersebut, dengan varian uji SX berpenggerak semua roda dibanderol seharga 37.250 dolar AS.
Eksperimen desain serupa juga terlihat merambah model-model lain di bawah payung grup otomotif tersebut, termasuk pembaruan pada Hyundai Tucson dan Avante, sementara jenama mewah Genesis tetap mempertahankan garis visual yang lebih elegan dan abadi.
Sumber: The Drive








