Modifikasi

Ulas Comma Four: Peningkatan Sistem Kemudi Semi-Otonom

Ulas Comma Four: Peningkatan Sistem Kemudi Semi-Otonom
Daftar Isi
  1. Desain Ringkas dan Manajemen Suhu Lebih Baik
  2. Integrasi StarPilot 7.0 dan Dukungan eGPU Eksternal
  3. Uji Kemudi di Jalan Raya dan Rencana Pengujian Lanjutan

Nikki Gordon-Bloomfield dari Transport Evolved menguji perangkat asisten pengemudi generasi anyar, comma four, yang dipasangkan pada mobil listrik Chevrolet Bolt EV keluaran 2017. Perangkat buatan startup asal San Diego, comma.ai, tersebut dipasang untuk memperbarui peranti semi-otonom purnajual yang sebelumnya mengandalkan unit comma three.

Desain Ringkas dan Manajemen Suhu Lebih Baik

Unit comma four saat ini dijual dengan harga 999 dolar AS, di luar kabel penghubung (harness) khusus yang disesuaikan dengan jenis mobil. Transport Evolved melaporkan bahwa unit baru ini berukuran jauh lebih ramping dengan luas layar hanya sekitar seperlima dari comma three, sehingga memberikan bidang pandang yang lebih luas dan tidak menghalangi kaca depan.

Meski memakai spesifikasi prosesor Snapdragon yang serupa dengan seri perantara comma 3X, comma.ai merombak total papan sirkuit (PCB) agar kinerjanya lebih efisien. Bagian depan perangkat kini dibekali kipas pendingin berukuran besar di balik kisi-kisi bermotif sarang lebah untuk mengatasi kendala panas berlebih (overheating) yang kerap terjadi pada comma three saat cuaca terik.

Integrasi StarPilot 7.0 dan Dukungan eGPU Eksternal

Chevrolet Bolt EV generasi pertama sejatinya tidak masuk dalam daftar mobil yang didukung secara resmi oleh comma.ai. Pengoperasian perangkat ini mengandalkan modul pencegat pedal (pedal interceptor) pihak ketiga serta perangkat lunak berbasis komunitas StarPilot 7.0, yang merupakan cabang penulisan ulang (rebase) dari platform sumber terbuka openpilot. Sistem ini terhubung langsung ke jaringan sinyal CAN bus kendaraan guna mengatur kemudi, akselerasi, dan pengereman.

Pada comma four, terdapat dua porta USB-C multifungsi. Satu porta disambungkan langsung ke kabel harness kendaraan, sedangkan porta kedua disiapkan untuk menghubungkan wadah eGPU eksternal bernama “chestnut”. Penambahan unit pengolah grafis eksternal ini dirancang agar sistem mampu menjalankan model kecerdasan buatan (AI) yang lebih rumit untuk membaca situasi jalan secara lebih mendalam di masa mendatang.

Uji Kemudi di Jalan Raya dan Rencana Pengujian Lanjutan

Saat diuji di jalan raya, sistem kemudi berbasis visi tanpa ketergantungan peta digital (lane-less navigation) ini bekerja mulus saat melintasi tikungan dan merespons kepadatan lalu lintas di depannya secara mandiri. Gordon-Bloomfield mengingatkan bahwa teknologi ini murni berfungsi sebagai pendukung berkendara dan bukan sistem swakemudi penuh, sehingga pengemudi wajib tetap waspada serta meletakkan tangan di sekitar roda kemudi setiap saat.

Bagi pemilik unit lama, comma.ai menyediakan opsi program tukar tambah dengan kredit senilai 250 dolar AS untuk beralih ke comma four. Setelah pengujian pada Chevrolet Bolt EV, Transport Evolved dijadwalkan menguji unit kedua comma four pada pikap listrik Ford F-150 Lightning dengan menggunakan perangkat penghubung khusus.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *