Perusahaan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik Blink Charging melakukan perubahan nama korporat menjadi Blink Energy. Langkah ini menandai perluasan bisnis perusahaan ke sektor manajemen energi dan sistem penyimpanan energi baterai.
Ekspansi ke Manajemen Energi
Pengembangan teknologi manajemen energi dan penyimpanan baterai kini memegang peran krusial dalam ekosistem pengisian kendaraan listrik. Inovasi tersebut dirancang untuk membantu para operator situs pengisian daya dalam menghindari biaya utilitas tinggi akibat lonjakan permintaan serta mengatasi keterbatasan kapasitas listrik yang tersedia.
Jaringan global Blink saat ini mengoperasikan lebih dari 48.000 perangkat pengisian daya terhubung. Kapasitas ini menjadi fondasi bagi perusahaan untuk menawarkan solusi perangkat lunak manajemen energi dan penyimpanan baterai kepada para pelanggan lama maupun calon konsumen baru.
Penerapan Platform EnergyConnect
Platform manajemen energi milik perusahaan yang dinamai EnergyConnect beroperasi berdampingan dengan perangkat pengisian daya Blink. Sistem ini berfungsi untuk menyeimbangkan beban pengisian secara langsung, mengatur puncak permintaan listrik, serta memfasilitasi penambahan stasiun pengisian pada kapasitas kelistrikan yang sudah ada.
Saat ini, platform tersebut telah terpasang di 52 lokasi pengisian cepat arus searah (DC) milik Blink, dengan 26 lokasi di antaranya memanfaatkan fitur manajemen beban. Berdasarkan data penagihan utilitas awal, penerapan sistem ini berhasil menurunkan puncak permintaan energi, termasuk penurunan sebesar 23 persen dalam bulan pertama di salah satu lokasi.
Blink berencana memperluas jangkauan ketersediaan EnergyConnect bagi basis pelanggannya di Amerika Serikat dan Eropa. Selain itu, perusahaan telah menetapkan beberapa titik lokasi yang akan menjadi sasaran pemasangan penyimpanan energi baterai.
“EV charging remains at the core of our business, and our charging footprint gives us a strong foundation to address the energy challenges our customers face,” ujar Presiden dan CEO Mike Battaglia, seperti dilaporkan Charged EVs.
“Customers want to add charging capacity while keeping electricity costs under control. Blink Energy reflects our strategy to bring charging, energy management and battery storage together to meet those needs—and build a broader recurring revenue business in the process,” tambah Battaglia.
Sumber: Charged EVs







