Divisi baterai pabrikan otomotif asal China, GAC, yang bernama Inpow Battery Technology, memulai kegiatan produksi di fasilitas pabrik terbarunya di Thailand. Perluasan ini menandai langkah lanjutan dalam memperkuat jejak manufaktur lokal kelompok usaha tersebut di kawasan Asia Tenggara.
Mulai Produksi di Chonburi
Inpow Battery Technology meresmikan operasional produksi pabrik baterai baru di Thailand pada 29 Oktober. Fasilitas tersebut berdiri di sebelah timur Bangkok, tepatnya di kawasan Si Racha, Provinsi Chonburi. Sebagai unit yang memegang tanggung jawab atas pembuatan baterai di dalam GAC Group, dimulainya operasional pabrik ini menjadi pencapaian baru dalam perluasan rantai pasok lokal di kawasan regional.
Peresmian pabrik tersebut beriringan dengan pencapaian penting lainnya bagi Inpow, di mana perusahaan baru-baru ini mengumumkan bahwa total akumulasi produksi global mereka telah menyentuh angka 300.000 paket baterai. Pasokan daya ini telah disematkan pada berbagai pilihan model kendaraan listrik besutan merek GAC Aion, mencakup i60, N60, serta UT.
Strategi Lokalisasi dan Pasar Thailand
Kehadiran fasilitas baru di Thailand memungkinkan GAC melokalisasi pembuatan baterai agar berada lebih dekat dengan aktivitas perakitan kendaraan mereka. Pabrik baterai anyar ini diperkirakan memegang peranan krusial dalam pertumbuhan pasar Asia Tenggara ke depan, karena proses produksi di tempat dapat memangkas jalur pengiriman serta menurunkan tingkat ketergantungan terhadap pasokan dari China.
Langkah strategis ini meneruskan ekspansi GAC yang sebelumnya telah berjalan di Thailand. GAC Aion sudah lebih dulu membuka pabrik perakitan kendaraan sendiri di negara tersebut pada Juli 2024, sebagai bagian dari rencana korporasi menjadikan Thailand sebagai pusat produksi dan distribusi untuk menjangkau pasar regional lainnya.
Melalui penambahan pabrik baterai ini, salah satu elemen penting dalam rantai pasok kini berhasil dilokalisasi. Kolaborasi antara sektor produksi kendaraan dan baterai diprediksi mampu meningkatkan daya saing GAC dalam menghadapi pabrikan asal China lain yang turut memperluas investasi di Asia Tenggara.
Thailand dipandang sebagai salah satu pusat industri otomotif utama di Asia Tenggara dan telah berupaya mengarahkan sektor industrinya agar terfokus pada kendaraan listrik selama beberapa tahun terakhir. Pemerintah setempat terus mendorong pendirian berbagai kapasitas produksi guna menjadikan negara tersebut sebagai basis regional bagi kendaraan ramah lingkungan.
Sumber: electrive.com






