Daftar Isi
Sebagian besar motor penjelajah bertenaga tinggi masa kini mengadopsi DNA motor sport yang agresif, sehingga mengurangi kenyamanan berkendara jarak jauh yang rileks. Namun, seperti dilaporkan oleh TopSpeed, Triumph menghadirkan pengecualian melalui model Rocket 3 Storm GT yang memadukan kecepatan luar biasa dengan kenyamanan kelas touring.
Kenyamanan Khas Cruiser
Motor cruiser pada umumnya dikenal sangat nyaman karena posisi duduk yang santai, pijakan kaki di depan, jok rendah, serta setang yang tinggi dan lebar. Karakter performa yang linear dengan torsi bawah berlimpah di bawah 6.000 RPM membuat mesin bekerja tanpa beban berlebih di jalan raya.
Sayangnya, motor penjelajah seperti Yamaha VMax dan Ducati Diavel V4 RS mengorbankan kenyamanan demi dinamika berkendara yang lebih agresif. Posisi pijakan kaki yang netral dan setang pendek pada model-model tersebut menuntut pengendara untuk sedikit mencondongkan badan ke depan.
Keunggulan Triumph Rocket 3 Storm GT
Dengan harga mulai dari USD27.495, Triumph Rocket 3 Storm GT hadir sebagai jawaban bagi pengendara yang mencari keseimbangan antara performa dan kenyamanan touring. Versi GT ini dibekali pijakan kaki depan yang dapat disesuaikan secara horizontal serta setang yang ditarik lebih dekat lima inci ke arah pengendara.
Model ini juga menawarkan ketinggian jok yang lebih rendah dengan bantalan empuk, serta sandaran punggung yang dapat disesuaikan untuk penumpang belakang. Berbagai aksesori opsional yang biasanya terpisah pada varian Storm R kini sudah menjadi standar pada model GT.
Mesin Terbesar di Kelasnya
Dapur pacu motor ini mengandalkan mesin tiga silinder segaris berkapasitas 2.458 cc, yang merupakan mesin terbesar untuk motor produksi massal di dunia. Mesin raksasa ini menghasilkan tenaga 180 daya kuda pada 7.000 RPM dan torsi 166 pon-kaki pada 4.000 RPM.
Rasio kompresi yang relatif rendah di angka 10,8 banding 1 memberikan karakter mesin yang santai dan andal dengan interval servis mencapai 10.000 mil. Penyaluran tenaga ke roda belakang menggunakan girboks manual enam percepatan dan penggerak gardan.
Sasis dan Teknologi Pendukung
Triumph menggunakan sasis aluminium penuh dengan mesin sebagai komponen struktural untuk menjaga kestabilan bobot motor. Sektor peredaman dipercayakan pada komponen Showa berukuran 47 milimeter di bagian depan dan monosok RSU di bagian belakang.
Kelengkapan elektronik yang disematkan meliputi ABS sensitif sudut kemiringan, kontrol traksi, unit IMU enam sumbu, kontrol wheelie, hill hold, serta empat mode berkendara. Seluruh informasi berkendara ditampilkan pada layar TFT berwarna penuh di bagian kokpit.
Sumber: TopSpeed





