Daftar Isi
Mobil listrik bekas kini menemukan pembeli hampir dua minggu lebih cepat dibandingkan mobil bensin bekas. Berdasarkan analisis terbaru dari iSeeCars terhadap lebih dari 1,5 juta kendaraan berusia satu hingga lima tahun, rata-rata mobil listrik bekas terjual dalam waktu 41,9 hari, sementara model bensin membutuhkan waktu 54,8 hari.
Tren Penjualan Mobil Listrik Bekas
Rata-rata waktu penjualan mobil listrik bekas mengalami penurunan dari 46,6 hari pada tahun sebelumnya menjadi 41,9 hari dalam studi iSeeCars. Sebaliknya, kendaraan berbahan bakar bensin melambat dari 45,7 hari menjadi 54,8 hari. Harga mobil listrik bekas dilaporkan meningkat sebesar 9,8 persen dalam periode yang sama menjadi rata-rata US$32.533, yang kini berada US$579 di atas rata-rata harga mobil bensin bekas.
iSeeCars mengaitkan pergeseran tersebut dengan biaya bahan bakar. Harga bensin dinilai selaras dengan tren itu, di mana bensin reguler rata-rata mencapai US$4,33 per galon pada September, yang merupakan rata-rata bulan September tertinggi dalam catatan menurut AAA.
Audi, Toyota, dan Honda Ungguli Tesla
Audi Q4 Sportback e-tron menjadi mobil listrik bekas dengan penjualan tercepat yaitu dalam 29,8 hari, yang cukup cepat untuk menempati peringkat ketiga di antara semua kendaraan bekas. Diikuti oleh Toyota bZ4X dalam 33,3 hari, Lexus RZ 300e dalam 34,3 hari, Honda Prologue dalam 35,0 hari, serta Audi Q4 e-tron standar dalam 35,8 hari. Sementara itu, Kia EV6, BMW i4, dan Chevrolet Equinox EV berbagi posisi kesepuluh dalam 36,7 hari.
Tesla justru muncul dalam daftar yang berbeda. Model S mengalami kenaikan harga 22,5 persen menjadi US$57.862, Model X naik 18,0 persen menjadi US$61.309, dan Model 3 meningkat 15,4 persen menjadi US$28,931. Ketiganya menjadi tiga dari lima mobil bekas dengan kenaikan harga tahunan terbesar. iSeeCars tidak memublikasikan durasi waktu yang dibutuhkan sebuah Tesla bekas untuk terjual, melainkan hanya mencatat bahwa tidak ada satu pun model Tesla yang masuk dalam sepuluh besar kendaraan listrik terlaris.
Crossover Cepat Laku, Truk Besar Tertahan
Jika dikelompokkan berdasarkan gaya bodi dan ukuran, sepuluh mobil listrik bekas dengan penjualan tercepat dan terlambat terbagi secara jelas. Seluruh crossover kompak dan ukuran menengah arus utama pada daftar tersebut masuk dalam jajaran penjual tercepat, sementara semua SUV besar serta pikap ukuran penuh berada di kelompok yang paling lambat.
Contoh paling jelas berasal dari satu pabrikan yang sama. Chevrolet Equinox EV bekas terjual dalam 36,7 hari, sedangkan Silverado EV bekas memerlukan waktu 89,1 hari atau hampir dua setengah kali lipat lebih lama. Adapun Cadillac Escalade IQ menjadi mobil listrik bekas dengan penjualan paling lambat dalam studi tersebut yaitu mencapai 128,7 hari. Enam dari sepuluh mobil listrik bekas yang penjualannya paling lambat berasal dari General Motors.
Model-model mewah memecahkan pola tersebut. Q4 Sportback e-tron dan Cadillac Optiq sama-sama merupakan crossover mewah kompak, namun Audi terjual dalam 29,8 hari sementara Cadillac membutuhkan waktu lebih dari dua kali lipatnya. Data yang ada belum dapat menjawab alasan di balik posisi masing-masing model tersebut.
Bagi pemburu penawaran mobil listrik bekas, peringkat tersebut memberikan sudut pandang berbeda tergantung pada jenis kendaraan yang dicari. Konsumen yang menginginkan crossover elektrik kompak atau menengah perlu mengantisipasi persaingan karena model-model seperti Equinox EV, bZ4X, Prologue, EV6, atau Q4 e-tron umumnya terjual dalam waktu sekitar satu bulan.
Konsumen yang memerlukan pikap elektrik atau SUV berukuran besar memiliki waktu lebih longgar karena Silverado EV, Sierra EV, atau Escalade IQ bertahan di pasaran selama sekitar tiga hingga empat bulan. Sementara itu, pembeli yang meminati Tesla akan mendapati model dengan kenaikan harga paling tajam, di mana Model 3 rata-rata dibanderol US$28.931 atau 15,4 persen lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Sumber: Autoblog News







