Auto Niaga

Ferrari Daytona SP3 Hijau Langka Terjual Rp299 Miliar

Ferrari Daytona SP3 Hijau Langka Terjual Rp299 Miliar

Kepemilikan atas sebuah Ferrari merupakan hal istimewa karena merek asal Italia tersebut kerap memproduksi model langka yang terinspirasi dari masa lalu dalam jumlah terbatas. Salah satu model produksi terbatas yang menjadi incaran adalah seri SP3 yang dirilis pada tahun 2025 di bawah lini Icona.

Terjual USD18,5 Juta di Las Vegas

Sebuah unit Ferrari SP3 yang sangat unik berhasil terjual dengan harga luar biasa sebesar USD18,5 juta atau sekitar Rp299 miliar dalam lelang Broad Arrow yang berlangsung di Las Vegas. Kendaraan dengan nomor sasis 314846 tersebut sebelumnya dimiliki oleh seorang kolektor melalui diler Ferrari of Long Island, New York. Model SP3 hanya diproduksi sebanyak 600 unit di seluruh dunia, dan unit ini baru mencatatkan jarak tempuh sejauh 81 mil pada odometer.

Dari segi desain, kendaraan ini mengusung penghormatan kepada mobil balap masa lalu dengan ciri khas bilah horizontal paten Ferrari. Unit khusus ini tampil menonjol berkat baluran warna cat Verde Francesca, yaitu rona hijau muda yang memerlukan biaya tambahan sebesar USD42.185. Bagian atap keras, lis bodi bawah, splitter, side sill, dan tutup bagasi dilapisi serat karbon mengilap. Eksteriornya semakin dipercantik dengan pelek berwarna perak yang dipadukan bersama kaliper rem hitam mengilap.

Inspirasi Desain dan Performa Mesin

Bagian interior mengusung konsep dua warna menggunakan pelapis Nero Alcantara pada beberapa panel, sementara bagian pintu dan kursi memakai bahan Mustard Aunde Jeans. Jantung pacu kendaraan ini ditenagai mesin V12 berkapasitas 6,5 liter tanpa induksi paksa yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 829 hp. Mesin tersebut merupakan mesin jalan raya paling bertenaga yang diturunkan dari mobil balap 812 Competizione.

Nilai tinggi mobil ini turut diperkuat oleh latar belakang sejarah pembuatannya sebagai bentuk penghormatan atas kemenangan telak pabrikan di ajang 24 Hours of Daytona pada Februari 1967. Saat itu, model 330 P3/P4 dan 412P berhasil menguasai podium pertama, kedua, dan ketiga yang kemudian menjadi inspirasi spiritual bagi penciptaan SP3.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *