Stellantis resmi memperkenalkan Jeep Wrangler Scrambler SRT Concept pada ajang SEMA Show 2026 di Las Vegas, Minggu (2/11). Mobil pikap dua pintu ini menjadi model berlabel Wrangler pertama yang menggunakan sistem suspensi depan independen serta dibekali mesin V8 bertenaga besar.
Performa Mesin V8 dan Desain Fungsional
Seperti dilaporkan Motor1.com, kendaraan konsep ini mengusung mesin Hemi V8 berkapasitas 6,4 liter yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 470 horsepower dan torsi 470 pound-feet. Dibalut warna jernih yang dinamai Punk’n orange, mobil ini dibekali bak belakang fungsional yang dapat digunakan untuk mengangkut barang, berbeda dari mobil pameran terdahulu yang sering kali menjadikan area belakang hanya sebagai elemen gaya.
Kepala Merek Amerika, Performa SRT, dan Direct Connection di Stellantis North America, Tim Kuniskis, menyebut proyek ini sebagai langkah berani yang menembus aturan internal merek mereka. “What happens when SRT stops treating the trail as the limit and builds the ultimate open-air desert weapon?” kata Kuniskis saat peluncuran.
Di bagian dalam kabin, terdapat kursi lipat tambahan yang posisinya dapat dibalik, memungkinkan penumpang menghadap ke depan atau ke arah bak belakang. Tata letak interior semacam ini dirancang khusus untuk kebutuhan kendaraan pengawal maupun pengamat dalam balapan gurun.
Inovasi Suspensi Depan Independen
Lini mobil Wrangler secara tradisional mengandalkan poros kaku atau solid axle pada roda depan guna memaksimalkan artikulasi roda saat merayap di medan berbatu. Namun, konsep Scrambler SRT sepenuhnya meninggalkan konfigurasi tradisional tersebut pada bagian depan.
Sistem suspensi depan independen ini dikembangkan bersama pembalap off-road Casey Currie. Komponen tersebut memberikan jarak main suspensi hingga 14 inci di bagian depan dan 15 inci di bagian belakang. Jeep merancang konfigurasi ini untuk memberikan kendali roda yang lebih baik, kemudi yang lebih presisi, serta stabilitas tinggi saat dipacu dalam kecepatan tinggi di medan gurun.
Poros roda belakang mengadopsi rancangan khas mobil balap Trophy Truck yang sanggup meredam benturan keras bertubi-tubi. Dipadukan dengan penggunaan ban berukuran 37 inci, sasis kendaraan ini difokuskan pada kecepatan tinggi ketimbang kemampuan merayap di batuan curam.
Penggunaan nama dan desain pikap ini sekaligus mengenang sejarah pikap Scrambler asli milik Jeep, yang juga dihadirkan kembali lewat paket Wrangler dan Gladiator Rewind edisi 2026. Hingga saat ini, Stellantis belum mengonfirmasi apakah suspensi depan independen maupun mesin V8 pada konsep Scrambler SRT ini akan diproduksi secara massal untuk publik.
Sumber: Motor1.com - News






