Model Range Rover Evoque dan Velar dipastikan tidak akan mendapatkan pengganti saat siklus produksi keduanya berakhir pada 2027. Keputusan ini dilaporkan oleh Paul Tan’s Automotive News berdasarkan keterangan resmi dari Managing Director Range Rover, Martin Limpert.
Strategi House of Brands JLR
Penghentian lini produksi Evoque dan Velar dilatarbelakangi oleh strategi House of Brands dari perusahaan induk JLR. Strategi tersebut memisahkan nama Range Rover, Defender, dan Discovery menjadi merek mandiri yang terlepas dari naungan merek Land Rover.
Perkembangan Defender dan Discovery saat ini bergerak ke arah pasar yang lebih umum, termasuk rencana peluncuran Defender Sport. Langkah ini memberikan keleluasaan bagi merek Range Rover untuk memfokuskan posisinya di segmen kendaraan mewah kelas atas.
Kehadiran Range Rover GT
Pada Juli tahun ini, Range Rover GT diperkenalkan sebagai model kelima dalam jajaran merek tersebut. Pihak pabrikan menegaskan bahwa model baru ini bukanlah pengganti langsung bagi Velar yang pertama kali diluncurkan pada 2017 dan mendapat penyegaran pada 2023.
Range Rover GT dijadwalkan meluncur pada awal 2027 dan perakitannya akan dilakukan di pabrik Halewood. Lokasi tersebut saat ini menjadi tempat produksi Evoque dan Discovery Sport.
Meskipun saat peluncurannya GT disebut sebagai anggota kelima, keputusan untuk tidak mengganti Evoque dan Velar menyisakan tiga model utama di bawah merek Range Rover. Jajaran tersebut terdiri dari model GT, Range Rover Sport, dan model tertinggi Range Rover.
Pada awal masa peluncurannya, Range Rover GT akan mengusung sistem penggerak murni listrik atau battery-electric, yang kemudian disusul oleh varian mesin pembakaran internal dan hibrida. Model ini dibangun menggunakan platform khusus kendaraan listrik EMA, yang juga akan mendasari generasi penerus Evoque, sementara Range Rover Electric dan Range Rover Sport Electric tetap menggunakan platform MLA-Flex.
Sumber: Paul Tan's Automotive News








