Auto News

Anritsu dan Valeo Pamerkan Solusi Validasi Digital Twin

Pergeseran industri otomotif menuju kendaraan berbasis perangkat lunak atau software-defined vehicles mendorong kemajuan konektivitas dalam kendaraan untuk fitur seperti pembaruan nirkabel, integrasi awan, dan komunikasi 5G/C-V2X. Anritsu dan Valeo kemudian menampilkan solusi validasi digital twin yang diperluas dalam Pertemuan ke-39 5G Automotive Association (5GAA) yang diselenggarakan di New Delhi, India, pada 26 hingga 29 Oktober 2026.

Perluasan Solusi Validasi Konektivitas Kendaraan

Solusi ini dikembangkan berdasarkan demonstrasi bersama mereka dalam ajang konektivitas MWC 2026 di Barcelona, Spanyol, pada Maret 2026. Kedua perusahaan memperluas sistem mereka untuk mencakup kasus penggunaan baru seperti Panggilan Darurat atau Emergency Call (eCall), guna memvalidasi konektivitas dalam lingkungan virtual serta mengurangi pengujian lintasan fisik.

Gilles Mabire selaku CTO Valeo Brain Division menyatakan bahwa konektivitas yang mulus dan tangguh sangat krusial bagi masa depan mobilitas seiring kendaraan yang semakin digerakkan oleh perangkat lunak. Menurut Gilles, melalui kerja sama yang diperluas dengan Anritsu untuk memvirtualisasi validasi jaringan kompleks termasuk aplikasi keselamatan seperti eCall, pihaknya membantu produsen otomotif mempercepat siklus pengembangan dan menekan biaya pengujian fisik.

Mengatasi Kompleksitas Konektivitas Kendaraan

Valeo dan Anritsu memadukan platform simulasi ECU virtual buatan Valeo dengan teknologi pengujian seluler tingkat lanjut dari Anritsu guna mengatasi kendala validasi tersebut. Sistem gabungan ini menghubungkan simulator berbasis perangkat lunak buatan Anritsu dengan mesin virtual yang meniru kondisi jaringan dunia nyata secara akurat.

Shinji Hoshino selaku general manager of the IoT test solutions division di Anritsu Corporation menjelaskan bahwa transisi menuju kendaraan berbasis perangkat lunak memerlukan pendekatan validasi konektivitas yang lebih lincah dan dapat diulang. Shinji menambahkan, integrasi platform ECU Virtual Valeo dengan teknologi simulasi Anritsu memungkinkan metodologi pengujian virtual yang menjembatani data pengendaraan dunia nyata dan validasi laboratorium yang deterministik.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *