Perusahaan energi Drax Group melalui anak usahanya, Drax Electric Vehicles, bekerja sama dengan Fuuse untuk membantu transisi sekitar 1.000 pelanggan armada depot pengisian daya bp pulse. Langkah ini diambil setelah divisi pengisian kendaraan listrik korporat tersebut mundur dari pasar armada pada Juli 2025.
Proses Migrasi dan Perawatan Infrastruktur
Kemitraan antara kedua perusahaan ini mencakup lebih dari 14.000 soket pengisian daya yang sebelumnya dikelola oleh bp pulse. Fuuse ditunjuk untuk memimpin pemindahan infrastruktur pengisian daya ke platform mereka agar para pemilik armada tetap bisa mempertahankan dan mengelola perangkat yang sudah ada.
Sebelum pengumuman kerja sama ini dibuat, bisnis pengisian kendaraan listrik milik BP dan Fuuse telah menghabiskan waktu lebih dari satu tahun untuk melakukan pengujian perangkat keras serta pengembangan platform. Tim orientasi Fuuse nantinya akan mengevaluasi kebutuhan infrastruktur setiap pelanggan, memastikan pengaturan layanan, serta mendampingi seluruh tahapan migrasi.
Melalui kerja sama dengan Drax, Fuuse juga menyediakan akses layanan serta dukungan pemawatan berkala. Hal tersebut mencakup kelanjutan dukungan untuk garansi perangkat keras yang masih berlaku serta pemeliharaan fasilitas pengisian daya yang telah terpasang sebelumnya.
Pernyataan Pihak Terkait
Menurut Direktur Penjualan Strategis Fuuse, James Chapman, penunjukan lembaganya sebagai mitra migrasi merupakan hasil kerja keras tim dan keandalan platform yang mereka miliki. Kerja sama yang sudah terjalin dengan Drax memungkinkan mereka memberikan dukungan pemeliharaan perangkat keras sekaligus menghormati garansi yang ada.
“Ini tentang lebih dari sekadar perangkat lunak. Ini adalah tentang melindungi investasi pelanggan, menjaga kelangsungan operasional, dan membuat transisi menjadi mudah,” kata James Chapman kepada Charged EVs.
Sementara itu, Direktur Layanan Energi Drax Electric Vehicles, Adam Hall, menyatakan bahwa prioritas utama mereka adalah memastikan para mantan pelanggan armada depot bp pulse dapat melanjutkan aktivitas secara percaya diri. Kemampuan layanan lapangan secara nasional serta dukungan garansi perangkat keras yang berkelanjutan dinilai mampu menjaga infrastruktur tetap terawat, didukung, dan beroperasi dengan baik.
Sumber: Charged EVs







