Auto News

Rencana Pengisian Daya EV Publik Inggris Tekan Biaya

Rencana Pengisian Daya EV Publik Inggris Tekan Biaya

Pemerintah Inggris meluncurkan rencana strategis pengisian daya kendaraan listrik atau *electric vehicle* (EV) publik yang bertujuan untuk memangkas biaya secara signifikan bagi para pengemudi. Melalui sistem *porting*, pengemudi nantinya dapat memanfaatkan tarif energi rendah di luar jam sibuk untuk pengisian daya publik.

Potongan Biaya dan Dukungan Anggaran

Laporan tersebut mengklaim bahwa perubahan yang diusulkan dapat menurunkan biaya pengisian daya publik lokal sebesar 15 hingga 20 pence per kilowatt-jam. Berdasarkan data ZapMap, rata-rata biaya saat ini untuk menggunakan pengisi daya AC standar atau standar plus publik berada di angka 54 pence per kilowatt-jam.

CEO lembaga riset transportasi New AutoMotive, Ben Nelmes, menyatakan bahwa sangat penting untuk mengakhiri ketidakadilan harga bagi pemilik kendaraan listrik yang tidak memiliki fasilitas pengisian daya di rumah. Bendahara Negara John Healey juga mengumumkan dukungan finansial sebesar 100 juta poundsterling sebagai bagian dari Anggaran Musim Gugur.

Sebagian besar dana tersebut dialokasikan untuk mensubsidi infrastruktur pengisian daya lokal berkecepatan rendah demi menarik minat sepertiga pengemudi yang tidak memiliki akses garasi atau halaman pribadi. Penyaluran dana ini mensyaratkan transparansi penuh kepada konsumen, di mana operator diwajibkan melaporkan harga mereka guna memastikan tidak ada kenaikan harga sepihak untuk mengambil keuntungan tambahan.

Rekomendasi Tambahan dan Respons Industri

Tinjauan ini turut menyertakan rekomendasi lain yang diklaim mampu menekan biaya pengisian daya publik secara umum hingga 10 pence per kilowatt-jam. Usulan tersebut mencakup platform data harga pusat semacam Fuel Finder agar pengguna dapat membandingkan tarif, serta peningkatan papan petunjuk untuk infrastruktur EV.

Selain itu, terdapat usulan bantuan keuangan bagi operator untuk memasang penyimpanan baterai pada pengisi daya cepat guna mengurangi beban jaringan listrik pada jam sibuk dan menghindari tarif listrik puncak. Tinjauan ini juga menyarankan tindakan terkait kredit bahan bakar terbarukan.

Kendati demikian, Kepala Eksekutif badan perdagangan pengisian daya EV ChargeUK, Shane Brennan, menilai bahwa rencana tersebut justru akan berdampak buruk pada transisi kendaraan listrik. Menurutnya, pemerintah mengabaikan tuntutan pengemudi terkait keadilan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN antara pengisian daya di rumah dan di luar rumah.

Brennan menambahkan bahwa industri sebelumnya telah meminta langkah-langkah sederhana untuk mengatasi masalah biaya dasar pengisian daya publik, seperti PPN, biaya tetap operator yang melonjak, serta kredit bahan bakar terbarukan. Ia menilai tinjauan yang ada saat ini hanya sebatas kata-kata manis dan pembentukan gugus tugas jangka panjang tanpa aksi nyata.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *