Produsen kendaraan listrik asal China, Nio, mencatatkan pencapaian signifikan dengan menembus angka 130 juta penukaran baterai secara kumulatif. Angka ini diraih hanya berselang 88 hari setelah CEO dan pendiri Nio, William Li, mengumumkan bahwa perusahaan telah mencapai 120 juta penukaran.
Pertumbuhan Cepat Penukaran Baterai
Berdasarkan data yang dibagikan oleh William Li melalui platform X, perusahaan berhasil melakukan 10 juta penukaran baterai dalam kurun waktu 88 hari. Rata-rata, terdapat sekitar 110.000 penukaran baterai yang dilakukan setiap harinya. Nio, yang dikenal sebagai produsen kendaraan listrik premium, terus memperkuat posisinya dengan mengandalkan teknologi penukaran baterai sebagai solusi masa depan.
Hingga saat ini, Nio telah mengoperasikan lebih dari 4.000 stasiun penukaran baterai di China. Selain itu, perusahaan juga telah memperluas jangkauannya ke pasar internasional dengan mengoperasikan 62 stasiun di wilayah Eropa bagian utara dan barat. Kecepatan ekspansi infrastruktur ini terlihat dari peningkatan jumlah stasiun yang dilaporkan oleh Li; pada Agustus lalu, ia meresmikan stasiun ke-4.000 di Quanzhou, dan kini jumlahnya telah meningkat menjadi 4.236 stasiun.
Berdasarkan peta pengisian daya resmi Nio untuk wilayah China, jumlah penukaran baterai terus bertambah secara waktu nyata dan telah melampaui angka 130.055.000 penukaran, hanya beberapa jam setelah pengumuman terbaru dari Li.
Keunggulan dan Tantangan Infrastruktur
Teknologi penukaran baterai menawarkan alternatif bagi pengemudi untuk mengganti baterai yang kosong dengan baterai yang terisi penuh di stasiun otomatis hanya dalam hitungan menit. Model bisnis ini juga memungkinkan konsumen untuk menyewa baterai secara terpisah dari kendaraan, yang secara langsung menekan harga beli awal mobil tersebut.
Namun, sistem ini memerlukan kendaraan yang kompatibel serta jaringan stasiun khusus yang luas. Sementara sebagian besar produsen otomotif fokus pada pengisian daya konvensional, Nio telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membangun infrastruktur pendukung penukaran baterai ini.
Terkait prospek di Australia, situasi saat ini masih belum pasti. Meskipun model mobil hatchback Firefly milik Nio telah mendapatkan persetujuan untuk dijual di pasar lokal, jaringan stasiun penukaran baterai di negara tersebut belum dikonfirmasi. Nio perlu melakukan investasi pada stasiun khusus agar fitur penukaran baterai dapat berfungsi secara praktis di sana. Untuk saat ini, model Firefly tetap dapat menggunakan metode pengisian daya konvensional melalui kabel.
Sumber: The Driven








