Jeremiah Wheeler, yang menjabat sebagai presiden di DRN, MVTRAC, dan SCM, mengumumkan pembatalan penampilannya di ajang Used Car Week untuk mendampingi istrinya yang baru saja didiagnosis menderita kanker payudara.
Refleksi Tekanan dan Kepemimpinan
Dalam catatan komentarnya yang dimuat di Auto Remarketing, Wheeler sedianya dijadwalkan membawakan ceramah bergaya TED bertajuk “The Unlikely Executive: Leading Through Pressure, Purpose & Perspective”. Materi tersebut dirancang berdasarkan pengalaman hidupnya, termasuk jatuh bangun dalam dunia bisnis, perjuangan pribadi mengatasi kecanduan, serta pelajaran dari masa-masa sulit.
Namun, beberapa pekan lalu, istrinya yang bernama Chesney menerima diagnosis kanker payudara. Wheeler mengungkapkan rasa syukurnya karena jenis kanker tersebut memiliki tingkat kesembuhan yang sangat tinggi, yakni sekitar 98 persen. Kendati demikian, ia menyadari bahwa proses pemulihan yang meliputi kemoterapi, pengobatan, dan pembedahan akan menjadi tantangan fisik, emosional, serta spiritual bagi keluarga mereka.
Prioritas Utama di Rumah
Pengalaman tersebut mengubah pandangan Wheeler mengenai arti sebuah tekanan. Selama kariernya memimpin perusahaan, membawahi ratusan karyawan, dan mengambil keputusan sulit dengan taruhan tinggi, ia merasa tekanan itu tidak sebanding dengan menyaksikan orang yang dicintai bersiap menghadapi perjuangan melawan penyakit.
Wheeler menyatakan bahwa kepemimpinan tidak selalu tentang memaksakan diri untuk terus maju, melainkan mengetahui kapan harus melangkah mundur, hadir sepenuhnya, dan menyerahkan kendali kepada Tuhan. Keputusan untuk absen dari Used Car Week merupakan langkah berat baginya, mengingat industri tersebut dan orang-orang di dalamnya memegang peran penting dalam perjalanan hidupnya.
Sebagai salah satu tokoh yang masuk dalam jajaran angkatan pertama Used Car Week Hall of Fame pada tahun 2024, Wheeler menegaskan bahwa tanggung jawab tertingginya saat ini berada di rumah, berdiri di samping sang istri. Ia berpesan kepada seluruh rekan di industri tersebut bahwa wujud kepemimpinan terbesar bukanlah seberapa banyak tekanan yang dapat dipikul, melainkan kebijaksanaan dalam mengenali hal yang paling utama ketika tekanan itu datang, yaitu iman, keluarga, tujuan, dan perspektif.
Sumber: Auto Remarketing







