McGovern Automotive Group resmi dinobatkan sebagai penerima penghargaan Franchise Dealer Group of the Year 2026 oleh Auto Remarketing, sebuah apresiasi tahunan yang diselenggarakan oleh ADESA. Kelompok usaha yang dipimpin oleh Matt McGovern ini dinilai sukses mengembangkan jaringan bisnis otomotif dengan mengedepankan pendekatan pelayanan yang berorientasi pada manusia serta keseimbangan penjualan unit mobil baru dan bekas.
Membangun Loyalitas Pelanggan di Jaringan Dealer dan Lelang
Manajer Mobil Bekas Jaringan McGovern Automotive Group, Tom Kilgarriff, mengungkapkan bahwa kelompok usahanya saat ini mengoperasikan 40 dealer dengan 24 merek berbeda. Selain jaringan waralaba utama, perusahaan juga mengelola dua outlet independen Autobahn USA di Massachusetts yang mengkhususkan diri pada kendaraan mewah bekas dari merek Audi, BMW, Ferrari, hingga Mercedes-Benz.
Seperti dilaporkan Auto Remarketing, perbandingan penjualan mobil bekas dan mobil baru di McGovern Automotive Group hampir berimbang satu banding satu sepanjang tahun ini. Pada tahun sebelumnya, kelompok dealer ini mampu mencatatkan penjualan lebih dari 21.000 unit mobil baru dan melampaui 20.000 unit mobil bekas. Kilgarriff menyebut keberhasilan pengelolaan volume kendaraan yang besar tersebut didukung oleh kepercayaan penuh terhadap para staf dan sikap wajar dalam melayani konsumen.
Filosofi pelayanan berorientasi hubungan jangka panjang ini juga diterapkan dalam transaksi lelang kendaraan. Kilgarriff menjelaskan bahwa perusahaan berfokus membangun loyalitas pembeli grosir dengan bersikap fleksibel. Jika pembeli setia menghadapi kendala teknis pada unit yang dibeli—seperti masalah transmisi—McGovern Automotive bersedia menerima kembali unit tersebut atau memberikan penyesuaian harga. Langkah sederhana ini dinilai efektif menciptakan keandalan dan kepercayaan kemitraan di pasar grosir.
Di sisi lain, perolehan persediaan mobil bekas di pasar lelang menjadi tantangan tersendiri akibat persaingan ketat antar-dealer. Untuk mengatasi hal tersebut, McGovern Automotive memfokuskan strategi pada maksimalisasi penyerapan unit tukar tambah (trade-in) dari konsumen ritel mobil baru maupun mobil bekas.
Tren Kendaraan Listrik, Teknologi, dan Normalisasi Pasar
Mengenai pergerakan tren industri, Kilgarriff menyoroti bahwa kendaraan hibrida non-plug-in saat ini menjadi segmen yang sangat diminati pasar dan diproyeksikan terus memperluas pangsa pasar. Sementara itu, untuk kendaraan listrik (EV), ia memperkirakan lonjakan pasokan mobil EV bekas dari masa habis sewa (off-lease) akan memasuki pasar dalam satu hingga tiga tahun ke depan. Dealer yang siap menguasai proses pembelian, penjualan, serta perawatan EV dinilai akan memperoleh keuntungan signifikan.
Selain segmen kendaraan penumpang, McGovern Automotive Group mengoperasikan lini bisnis kendaraan komersial yang menyediakan truk dan van kerja dari merek Chevrolet, Ram, dan Ford. Terkait kondisi pasar secara umum, Kilgarriff menilai dinamika industri otomotif kini telah kembali ke pola musiman yang normal pascapandemi COVID-19, ditandai dengan penurunan harga grosir pada musim gugur yang mencapai titik terendah menjelang akhir tahun sebelum kembali meningkat pada awal tahun.
Guna menunjang efisiensi operasional, kelompok usaha yang didirikan Matt McGovern sejak satu dekade lalu ini memanfaatkan analisis data, sistem kecerdasan buatan (AI), serta perangkat evaluasi seperti vAuto untuk menaksir nilai kendaraan lelang dan tukar tambah. Kilgarriff menekankan bahwa meskipun pengadopsian teknologi terus berkembang, fondasi keberhasilan bisnis otomotif tetap bersumber pada penerapan prinsip dasar bisnis, yaitu memberikan perlakuan yang adil dan wajar kepada karyawan maupun pelanggan.
Sumber: Auto Remarketing







