Auto Niaga

Rivian Upgrade Van Listrik EDV 700: Baterai Lebih Besar & AWD

Rivian Upgrade Van Listrik EDV 700: Baterai Lebih Besar & AWD
Daftar Isi
  1. Baterai 129 kWh dan Opsi Penggerak AWD
  2. Implikasi Terhadap Jarak Tempuh Kendaraan
  3. Persaingan Pasar Van Listrik Komersial

Rivian mulai mengirimkan pembaruan perangkat keras utama pertama untuk van pengiriman listriknya sejak diproduksi pada 2021. Produsen otomotif asal Amerika Serikat tersebut menyematkan paket baterai LFP yang lebih besar untuk meningkatkan jarak tempuh hingga 30 persen, serta menghadirkan varian penggerak semua roda (AWD) dua motor.

Baterai 129 kWh dan Opsi Penggerak AWD

Dalam presentasi pemegang saham kuartal ketiga 2026, Rivian mengonfirmasi bahwa pengiriman varian baru tersebut telah dimulai sejak awal Oktober. Ini menjadi peningkatan spesifikasi nyata pertama bagi van komersial tersebut, setelah bertahun-tahun bertahan pada estimasi jarak tempuh resmi sekitar 160 mil atau 257 kilometer.

Pembaruan ini dikembangkan khusus untuk memperluas cakupan rute pengiriman ke wilayah pedesaan. Berdasarkan dokumen sertifikasi EPA bertanggal 17 September untuk EDV 700 model 2027, kapasitas baterai yang dapat digunakan kini mencapai 129 kWh. Sebelumnya, Rivian memasarkan van ini dengan baterai LFP berkapasitas 100 kWh. Peningkatan kapasitas energi sebesar 29 persen tersebut selaras dengan klaim penambahan jarak tempuh sebesar 30 persen.

Peningkatan spesifikasi ini terbatas pada model EDV 700 yang berukuran lebih besar dengan ruang kargo 652 kaki kubik. Sementara itu, model EDV 500 yang berukuran lebih kecil tetap mempertahankan kapasitas baterai dan sistem penggerak roda depan (FWD) yang lama.

Implikasi Terhadap Jarak Tempuh Kendaraan

Dokumen EPA mencatat angka jarak tempuh pengujian laboratorium tanpa penyesuaian, yaitu 355,5 mil untuk EDV 700 FWD baru (naik 36 persen) dan 322,25 mil untuk versi AWD (naik 23 persen). Jika dihitung berdasarkan jarak tempuh resmi Rivian sebelumnya sebesar 160 mil, varian FWD baru diperkirakan mampu menjangkau sekitar 208 mil. Sementara varian AWD diperkirakan mencapai 195 hingga 200 mil.

Penggunaan sistem penggerak semua roda memangkas sekitar sepertiga dari potensi penambahan jarak tempuh. Meski demikian, kompromi tersebut dinilai sepadan untuk van pengiriman di rute pedesaan yang kerap menghadapi jalan berkerikil, berlumpur, atau bersalju saat membawa beban penuh. Peningkatan ini juga memenuhi janji awal Rivian saat mulai mengirimkan kendaraan ke Amazon pada 2022.

Persaingan Pasar Van Listrik Komersial

Langkah pembaruan ini dinilai krusial untuk menarik konsumen armada di luar Amazon, setelah masa eksklusivitas kedua perusahaan berakhir pada akhir 2023. Seperti dilaporkan Electrek, sebuah van Rivian dengan tampilan livery Walmart+ sempat terlihat di atas truk pengangkut mobil di Indiana, meskipun belum ada pengumuman kerja sama resmi dari kedua pihak.

Peta persaingan van listrik berukuran besar di Amerika Serikat kini semakin menyempit. General Motors telah menghentikan produksi van BrightDrop di Ontario dan Canoo mengalami kebangkrutan, sehingga menjadikan Ford E-Transit sebagai pesaing utama Rivian di segmen komersial tersebut.

Sumber: Electrek

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *