Aktor legendaris Sir Patrick Stewart yang berkarier di panggung teater dan layar lebar selama lebih dari 60 tahun wafat pada Rabu pada usia 86 tahun.
Perjalanan Akhir Hayat dan Karier
Stewart meninggal dunia setelah melewati perjuangan singkat melawan penyakit Alzheimer dan Demensia Lewy Body, seperti disampaikan juru bicaranya, Kelly Bush Novak. Menurut Bush Novak, sang aktor dikelilingi oleh keluarga dan sahabat dalam suasana penuh musik, doa, air mata, serta tawa di saat-saat terakhirnya.
Sepanjang hidupnya, aktor kelahiran Yorkshire tersebut dikenal luas melalui berbagai perannya yang ikonik, mulai dari panggung Royal Shakespeare Theatre hingga memimpin kapal USS Enterprise.
Kecintaan pada Dunia Balap
Di balik karier aktingnya yang luar biasa, Stewart ternyata memiliki kecintaan mendalam terhadap dunia otomotif dan balap mobil, seperti yang diulas oleh The Drive. Gairah tersebut pernah ia tuangkan dalam sebuah film dokumenter tentang pebalap legendaris Sir Stirling Moss, yang sekaligus mencerminkan kecintaannya sendiri pada dunia balap.
Stirling Moss, yang wafat pada tahun 2020, dikenang sebagai salah satu pebalap terhebat yang belum pernah meraih gelar juara dunia Formula 1. Bagi Stewart, sosok Moss adalah pahlawan masa kecilnya.
Dalam film dokumenter berdurasi satu jam tersebut, Stewart yang saat itu berusia 72 tahun menceritakan pengambilalihan lisensi balap barunya. Ia turun ke ajang Silverstone Classic Celebrity dan mengemudikan sejumlah mobil yang pernah dikendarai Moss demi mengenal sosok idolanya lebih dekat.
Film berdurasi satu jam ini memuat arsip rekaman karier Moss, perbincangan akrab antara kedua tokoh tersebut, serta kehadiran tokoh-tokoh terkenal seperti Murray Walker. Kegembiraan terpancar dari wajah Stewart ketika ia mendapatkan kesempatan berharga untuk berbagi momen bersama Moss.
Pihak keluarga dan para penggemar mengenang sang kapten yang kini telah berpulang dengan penuh ketenangan.
Sumber: The Drive








