Daftar Isi
Pebalap Indonesia Bintang Pranata Sukma harus rela kehilangan kemenangan pertamanya di ajang Moto4 Asia Sepang 2026 setelah dijatuhi penalti batas lintasan pada Race 2. Meskipun melintasi garis finis di urutan pertama, sanksi tersebut membuatnya turun ke posisi podium kedua, sementara rekan senegaranya, Resky Yusuf, sukses mengamankan peringkat ketiga.
Jalannya Balapan Ketat di Barisan Depan
Berdasarkan laporan TMCBlog.com, balapan sepuluh putaran ini langsung diwarnai persaingan sengit sejak lampu start padam. Peraih pole position Kotaro Togashi memimpin di awal dengan meredam perlawanan pemenang Race 1, Qabil Irfan, sebelum Hayato Chishiki merangsek ke zona podium pada akhir lap pertama. Sebanyak tujuh pebalap terlibat dalam duel ketat kelompok terdepan sepanjang lomba.
Sejumlah insiden turut mewarnai jalannya perlombaan, termasuk Teerin Fleming yang mengalami kecelakaan di awal lap kelima usai mencatatkan waktu putaran tercepat. Nasib serupa menimpa Muhammad Badly yang terjatuh di Tikungan 14 dan akhirnya harus masuk ke dalam pit untuk mengakhiri balapan lebih awal.
Drama Lap Terakhir dan Penalti Menyakitkan
Pertarungan puncak ditentukan pada putaran pamungkas ketika Waku Kunitate sempat memimpin selepas lintasan lurus belakang. Memasuki Tikungan 15, Chishiki dan Bintang Pranata melancarkan serangan dari sisi luar dan dalam, dengan Bintang berhasil keluar sebagai pebalap yang pertama menyentuh garis finis.
Namun, petaka datang di area *parc ferme* ketika Race Direction mengumumkan penalti untuk Bintang akibat melewati batas lintasan di Tikungan 14 pada lap terakhir. Keputusan tersebut menganulir kemenangan pebalap Indonesia itu dan mengalihkan posisi juara resmi kepada Hayato Chishiki asal Jepang.
Sukses Resky Yusuf dan Klasemen Menuju Lusail
Di sisi lain, kibaran bendera Merah Putih tetap tersaji di atas podium berkat penampilan konsisten Resky Yusuf yang finis di posisi ketiga, yang menjadi podium karier kedua kalinya bagi pebalap tersebut. Sementara itu, insiden keras menjelang garis finis antara Kotaro Togashi dan Waku Kunitate mengakibatkan Kunitate mengalami kecelakaan *highside* spektakuler.
Hasil dari Sirkuit Sepang menempatkan Hayato Chishiki semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 32 poin atas Bintang Pranata. Rangkaian persaingan musim ini selanjutnya akan berlanjut menuju seri penutup atau *grand finale* di Sirkuit Lusail, Qatar.
Sumber: TMCBlog.com





