Pasar kendaraan listrik di Amerika Serikat masih menghadapi tantangan besar dalam meyakinkan para pemilik kendaraan konvensional untuk beralih. Berdasarkan laporan dari HERE Technologies dan SBD Automotive seperti dilansir Autoblog News, hanya 11 persen pemilik mobil bensin dan diesel di AS yang mempertimbangkan mobil listrik sebagai pilihan kendaraan berikutnya.
Perbedaan Pandangan Pengguna
Survei yang melibatkan 4.058 pengemudi di delapan pasar tersebut menunjukkan jurang perbedaan antara pemilik mobil listrik saat ini dengan masyarakat yang belum beralih. Di AS, sebanyak 85 persen pemilik kendaraan listrik menilai ketersediaan fasilitas pengisian daya berada di kategori baik atau sangat baik, meningkat dari 72 persen pada tahun 2025. Angka kepuasan tersebut merupakan yang tertinggi di antara seluruh pasar yang disurvei.
Sebaliknya, hanya 42 persen dari responden yang belum memiliki mobil listrik memberikan penilaian positif terhadap infrastruktur pengisian daya. Selisih 43 poin tersebut mengindikasikan bahwa pengalaman langsung membuat pengemudi lebih terbiasa dengan jaringan pengisian daya yang ada. Padahal, stasiun pengisian daya publik di AS tercatat tumbuh lebih dari 14 persen antara tahun 2025 hingga 2026, dengan rata-rata daya pengisi meningkat dari 65kW menjadi 83kW atau naik 28 persen.
Tantangan Biaya dan Insentif
Dari sisi finansial, hanya 34 persen responden di AS yang meyakini bahwa kendaraan listrik lebih hemat untuk dimiliki dibandingkan mobil berbahan bakar minyak. Sebanyak 29 persen responden menyatakan biaya kepemilikannya relatif sama, sementara 28 persen lainnya menganggap kendaraan listrik jauh lebih mahal. Berakhirnya insentif pembelian pada akhir tahun 2025 turut berkontribusi pada kelesuan penjualan kendaraan listrik memasuki tahun 2026.
Di sisi lain, antusiasme yang tinggi justru ditunjukkan oleh mereka yang telah menggunakan mobil listrik, di mana 77 persen pemilik kendaraan listrik di AS menyatakan akan kembali membeli mobil listrik untuk kendaraan berikutnya. Produsen otomotif kini dihadapkan pada tugas ganda untuk menjaga kepuasan pemilik mobil listrik saat ini sekaligus meyakinkan kaum skeptis yang masih mencemaskan masalah harga dan kenyamanan berkendara sehari-hari.
Sumber: Autoblog News






