Auto Sport

Prototip Xiaomi SU7 Ultra Uji Coba di Nürburgring

Prototip Xiaomi SU7 Ultra Uji Coba di Nürburgring
Daftar Isi
  1. Pembaruan Sektor Aerodinamika
  2. Catatan Waktu Nürburgring
  3. Spesifikasi Varian Produksi

Prototip terbaru Xiaomi SU7 Ultra tepergok tengah menjalani pengujian di sirkuit Nürburgring Nordschleife, Jerman, dengan balutan paket aerodinamika trek yang telah direvisi seperti dilaporkan CarNewsChina.com mengutip Y-Auto.

Pembaruan Sektor Aerodinamika

Mobil uji tanpa penutup kamuflase tersebut menggunakan pelat nomor registrasi Munich berkode M SU 7650 E. Penampakan ini menyusul kemunculan SU7 Ultra berselubung kamuflase di Tiongkok yang juga membawa sayap belakang berukuran besar.

Sayap belakang baru ini menjadi pembeda paling mencolok dari versi produksi massal SU7 Ultra. Komponen tersebut menggantikan spoiler serat karbon bawaan pabrik dengan dua pilar penyangga jenis swan-neck yang terpasang di atas serta mengusung desain sayap ganda.

Komponen sayap tersebut tampak mempunyai bagian bergerak yang dapat mendukung sistem pengurangan hambatan atau drag reduction system (DRS) guna meredam hambatan udara pada lintasan lurus berkecepatan tinggi. Meski demikian, pihak Xiaomi belum memberikan konfirmasi mengenai fungsi mekanismelaporan tersebut pada kendaraan uji ini.

Perubahan visual lain meliputi pembenahan pada splitter depan yang lebih besar, tambahan elemen aerodinamika pada bagian tepi bumper, side skirts anyar, serta ventilasi louvre di atas roda depan. Mobil uji ini tetap mempertahankan sensor LiDAR di atap serta kaliper rem berwarna kuning, sementara kelir bodi kuning pucat miliknya berbeda dari warna Lightning Yellow versi produksi.

Pihak produsen belum membeberkan apakah prototipe tersebut membawa perubahan pada sektor motor listrik, baterai, suspensi, maupun sistem pengereman.

Catatan Waktu Nürburgring

Xiaomi SU7 Ultra dengan paket trek sebelumnya mencatatkan waktu putaran 7 menit 4,957 detik di Nordschleife pada 1 April 2025 yang dikemudikan oleh Vincent Radermecker. Pihak Nürburgring mencatatkan kendaraan tersebut ke dalam kategori mobil eksekutif listrik.

Selanjutnya pada 15 April 2026, sebuah Porsche Taycan Turbo GT yang dilengkapi paket Weissach dan kit Manthey menuntaskan lintasan serupa dalam waktu 6 menit 55,533 detik dan menorehkan tolok ukur baru di kategori tersebut. Catatan waktu itu 9,424 detik lebih cepat dari perolehan Xiaomi.

Perubahan aerodinamika pada prototipe revisi ini mengindikasikan kelanjutan pengembangan yang berfokus pada trek, kendati pihak pabrikan belum mengumumkan target waktu resmi ataupun percobaan rekor baru.

Spesifikasi Varian Produksi

Model produksi massal SU7 Ultra mengandalkan sistem penggerak all-wheel-drive tiga motor yang menyemburkan tenaga 1.138 kW atau setara 1.526 daya kuda dengan torsi puncak mencapai 1.770 Nm. Paket baterai CATL Qilin 2.0 berkapasitas 93,7 kWh di dalamnya diklaim mampu memberikan jarak tempuh CLTC sejauh 630 kilometer.

Mobil versi jalan raya tersebut dibanderol dengan harga awal resmi 529.900 yuan atau sekitar 79.600 dolar Amerika Serikat di pasar Tiongkok.

Sebelumnya, perusahaan sempat mendemonstrasikan sistem penggerak empat motor pra-penelitian terpisah dengan tenaga hingga 1.510 kW atau 2.054 daya kuda, lengkap dengan suspensi aktif penuh serta pengereman elektromekanis 48V. Namun, belum ada kepastian apakah teknologi tersebut disematkan pada mobil uji Nürburgring.

Xiaomi belum mengumumkan spesifikasi, harga, maupun tanggal peluncuran resmi untuk versi pembaruan ini. Jadwal kemunculan pada tahun 2027 yang dilaporkan media Tiongkok selaras dengan rencana ekspansi merek tersebut ke pasar Eropa termasuk Jerman, meskipun perusahaan belum memastikan apakah prototipe ini dipersiapkan untuk dirilis di kawasan tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *