Pembalap Marc Marquez menyoroti manuver agresif Ai Ogura saat balapan Sprint MotoGP berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Juara dunia tersebut menduga adanya instruksi khusus atau factory orders dari kubu Aprilia di balik duel sengit mereka dalam perebutan posisi tiga besar.
Dugaan Keterlibatan Skenario Pabrikan
Persaingan ketat terjadi sepanjang balapan singkat tersebut ketika Ogura berupaya keras menahan laju Marquez. Seperti dilaporkan TMCBlog.com, Marquez menilai manuver pembalap asal Jepang itu berkaitan erat dengan situasi perebutan gelar juara dunia yang sedang dijalani Marco Bezzecchi, terutama di tengah absennya Jorge Martin akibat cedera.
Kepada DAZN, Marquez mengutarakan penilaiannya mengenai tujuan manuver Ogura di atas lintasan. “Apa yang coba dilakukan Ogura? Yang dia coba lakukan adalah tetap berada di depanku, karena dia tahu jika tidak, dia akan kehilangan podium,” kata Marquez.
Pembalap bernomor start 93 itu menilai bahwa Ogura harus tetap berada di depannya untuk menjaga kalkulasi posisi pabrikan. “Dia tidak bisa berada di antara Bezzecchi dan aku, karena jika itu terjadi, itu akan merugikan poin saya lebih jauh lagi. Jadi, paddock ini kecil, hal-hal seperti ini cepat ketahuan. Saya sudah menduga dia akan tampil agresif, dan kami harus meladeninya karena jika tidak, Bezzecchi akan mengejar saya,” tuturnya.
Perebutan Posisi Tiga Besar
Kendati demikian, sejumlah pengamat memandang aksi gigih Ogura merupakan upaya wajar dari seorang pembalap yang berjuang sekuat tenaga demi merebut podium, terlepas dari spekulasi strategi internal tim. Di sisi lain, Marquez tetap mewaspadai setiap perlawanan sengit di lintasan agar posisinya tidak terancam oleh para pembalap lain yang mengejar di belakangnya.
Sumber: TMCBlog.com







