Harga mobil bekas Volkswagen Taos model 2022 mengalami penurunan nilai pasar yang signifikan setelah empat tahun diluncurkan. Berdasarkan data Kelley Blue Book (KBB), SUV subkompak dua baris yang diawali lini SUV Volkswagen sejak kemunculan Touareg pada 2002 ini kini ditawarkan dengan potongan harga besar di pasar mobil bekas.
Rincian Depresiasi Berdasarkan Varian
Saat pertama kali dirilis untuk model tahun 2022, Volkswagen Taos varian dasar S dibanderol seharga 24.190 dolar AS, termasuk biaya pengiriman sebesar 1.195 dolar AS. Sebagai perbandingan, model tahun 2027 kini dipasarkan seharga 28.025 dolar AS berikut biaya pengiriman. Menurut KBB, estimasi harga beli wajar (Fair Purchase Price) untuk Taos varian S bekas keluaran 2022 berada di angka 15.950 dolar AS, atau 14.650 dolar AS untuk transaksi antarperorangan, lebih murah hingga 9.540 dolar AS dibanding harga barunya.
Penurunan nilai secara nominal tercatat lebih besar pada varian yang lebih tinggi. Varian SEL dan SEL 4MOTION awalnya masing-masing dijual seharga 32.685 dolar AS dan 34.240 dolar AS saat kondisi baru. Saat ini, KBB menaksir harga beli wajar kedua varian tersebut turun menjadi 18.150 dolar AS dan 18.500 dolar AS. Penurunan nilai pada varian S berada di angka 8.240 dolar AS, sedangkan varian SEL 4MOTION merosot hingga 15.740 dolar AS.
Pemeriksaan pada daftar mobil bekas berstatus surat bersih di platform AutoTempest menunjukkan gambaran yang senada dengan estimasi KBB. Varian S dengan jarak tempuh rata-rata jarang ditemukan di bawah harga 15.000 dolar AS. Varian SE lebih banyak ditemui pada kisaran 16.000 hingga 17.000 dolar AS, sementara varian SEL sebagian besar ditawarkan pada kisaran 18.500 hingga 20.000 dolar AS.
Perbandingan dengan Segmen SUV Subkompak
Laporan dari iSeeCars mencatat bahwa segmen SUV subkompak dan kompak rata-rata mengalami depresiasi sebesar 40 persen dalam lima tahun pertama kepemilikan. Nilai depresiasi Volkswagen Taos tercatat sedikit lebih tinggi, yakni mencapai 46 persen dalam periode yang sama.
Tingginya tingkat depresiasi pada Taos model awal sebagian disebabkan oleh adanya penyegaran tampilan maupun mekanis yang dihadirkan Volkswagen untuk model tahun 2025. Pembaharuan tersebut membuat model keluaran 2022, 2023, dan 2024 menjadi kurang menarik bagi konsumen yang lebih memilih desain yang lebih baru.
Dalam ulasan awalnya saat pertama kali menguji Taos 2022, Jalopnik menilai kendaraan tersebut berkinerja lumayan meski terasa biasa saja. Besarnya angka depresiasi ini menjadi peluang bagi konsumen beranggaran terbatas yang menginginkan SUV Jerman rakitan empat tahun lalu dengan harga miring.








