Yamaha meluncurkan XENTER E dalam ajang EICMA 2026 di Milan, Italia, sebagai skutik listrik yang dilengkapi roda 16 inci dan lantai rata (flat floor). Dalam laporan iwanbanaran.com, pabrikan asal Jepang tersebut juga turut memamerkan XENTER versi mesin bensin sebagai model konsep untuk kembali bersaing di pasar komuter roda tinggi Eropa.
Desain dan Teknologi eAxle Baru
Pasar skutik roda besar di Eropa dirancang untuk melibas jalur berbatu, rel trem, dan jalanan berlapis yang kurang cocok bagi roda kecil. XENTER E menggunakan rangka underbone baja ringan dengan posisi duduk tegak dan tinggi jok 790 mm. Yamaha mendesain ulang komponen penggerak dengan meninggalkan unit swing konvensional dan beralih ke unit eAxle yang dipasang secara rigid pada rangka. Konfigurasi ini membuat lengan ayun belakang menjadi independen seperti motor sport, sehingga bobot pegas bawah berkurang dan penanganan menjadi lebih ringan.
Dari sektor performa, eAxle tersebut menyemburkan torsi sebesar 33,3 Nm yang dapat langsung dirasakan sejak putaran 500 rpm tanpa adanya kopling sentrifugal. Tenaga maksimal yang dihasilkan mencapai sekitar 10,2 PS yang disalurkan melalui penggerak sabuk (belt). Kendaraan ini dibekali tiga mode berkendara yaitu Sport, Touring, dan Eco, serta dilengkapi dengan kontrol traksi dan pengendali gas elektronik APSG.
Baterai, Fitur, dan Jadwal Rilis
Sumber tenaga berasal dari baterai litium-ion 3,5 kWh berbentuk huruf L yang diposisikan di bagian bawah pijakan kaki untuk menjaga titik gravitasi tetap rendah. Baterai ini memiliki sertifikasi tahan debu dan air IP67 serta diklaim mampu menempuh jarak sejauh 108 kilometer dalam mode WMTC Kelas 1. Pengisian daya dari nol hingga penuh memakan waktu sekitar 5,5 jam menggunakan pengisi daya bawaan berdaya 800 W tanpa kipas agar proses pengisian tetap senyap.
Fitur penunjang yang disematkan meliputi panel instrumen layar TFT berwarna seluas 5 inci yang terhubung ke aplikasi Yamaha Motor On untuk navigasi turn-by-turn serta kontrol hiburan. Selain itu, terdapat kunci pintar (smart key), soket USB Type-C, pengait belanja lipat, dan tombol mundur (reverse function) untuk membantu pengendara bermanuver di area parkir sempit. Ruang penyimpanan di bawah jok juga dirancang mampu memuat helm full-face.
Kaki-kaki motor mengandalkan ban depan dan belakang berukuran 16 inci dengan sistem pengereman cakram berdiameter 245 mm berteknologi ABS pada kedua roda. Versi konsep bermesin bensin dari XENTER juga diperkenalkan bersamaan, sementara penjualan model ini di Eropa dijadwalkan mulai pada musim semi 2027 beserta ketersediaan berbagai aksesoris resmi.
Sumber: Iwanbanaran








