Daftar Isi
PT Sokonindo Automobile melalui DFSK mempertegas arah pengembangan bisnis kendaraan komersial di Indonesia lewat perkenalan emblem baru khusus segmen tersebut. Pembaruan identitas visual ini diperkenalkan dalam ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).
Strategi Pemisahan Lini Produk
Pembaruan emblem ini merupakan strategi DFSK untuk menghadirkan identitas produk yang sesuai dengan karakter kendaraan dan kebutuhan operasional pelanggan bisnis. Menurut COO Sokonindo Automobile, Franz Wang, langkah tersebut diambil agar pelanggan mempunyai visual dan konsep yang lebih jelas mengenai perbedaan lini produk kendaraan penumpang dan komersial.
“Ini adalah pembaruan emblem dari kendaraan komersial DFSK, Spesifikasi tidak ada yang berubah. Ini adalah strategi kami untuk DFSK. Kami memisahkan lini produk kendaraan penumpang dan komersial,” ungkap Franz Wang usai acara perkenalan.
Emblem baru kendaraan komersial DFSK tersebut berbentuk oval dengan bagian tengah yang menyerupai kobaran api atau huruf “S”. Simbol ini akan disematkan pada model-model kendaraan komersial seperti Gelora E dan Super Cab. Sementara itu, jajaran kendaraan penumpang seperti DFSK E5 Plus tetap memakai emblem bertuliskan “DFSK”.
Franz Wang menegaskan bahwa pembaruan ini hanya mencakup emblem kendaraan komersial saja dan bukan merupakan perubahan merek atau rebranding secara keseluruhan. Identitas utama merek DFSK tetap berjalan seperti biasa.
Karakteristik dan Tujuan Pembaruan
Perusahaan asal Cina ini menilai segmen kendaraan penumpang dan komersial memiliki karakteristik serta kebutuhan pengguna yang berbeda. Kendaraan penumpang menawarkan teknologi, kenyamanan, dan fleksibilitas energi, sedangkan kendaraan komersial dirancang mengutamakan kepraktisan, keandalan, serta kemampuan mendukung operasional bisnis.
Franz Wang menjelaskan bahwa pembaruan emblem ini memiliki dua tujuan utama, yaitu memperkuat diferensiasi lini produk sekaligus mendukung pengelolaan merek, serta memperjelas positioning masing-masing lini produk di mata konsumen.
Di sisi penjualan, DFSK tidak berencana memisahkan jaringan diler untuk kendaraan penumpang dan komersial. Director of Sales Center Sokonindo Automobile, Cin Hok Rifin, menyatakan bahwa kedua segmen produk tersebut akan tetap dipasarkan melalui jaringan diler yang sama, dan emblem baru juga tidak diterapkan pada papan nama diler.
Peran DFSK Gelora E di Sektor Komersial
Sebagai bagian dari portofolio kendaraan komersial, DFSK Gelora E disiapkan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional bisnis berbasis listrik. Kendaraan ini menawarkan alternatif mobilitas untuk pengangkutan barang maupun transportasi penumpang.
Gelora E tersedia dalam dua pilihan varian, yakni Blind Van untuk kebutuhan logistik dan angkutan barang, serta Minibus untuk transportasi penumpang. Kendaraan ini dibekali dua pilihan kapasitas baterai sebesar 38 kWh dan 42 kWh dengan jarak tempuh klaim mencapai hingga 300 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Untuk mendukung penggunaan jangka panjang, DFSK memberikan garansi baterai selama lima tahun atau 200 ribu kilometer serta garansi kendaraan selama tiga tahun atau 120 ribu kilometer sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
“Emblem baru ini menegaskan karakter lini kendaraan komersial DFSK dan membedakannya secara lebih jelas sesuai dengan kebutuhan segmennya. Bagi kami, kendaraan komersial bukan sekadar alat transportasi, tetapi bagian penting dari operasional dan keberlangsungan bisnis pelanggan,” pungkas Franz Wang seperti dilaporkan Carmudi Indonesia.
Sumber: Carmudi Indonesia







