Kepolisian terus mempercayai kamera pengawas Flock di atas bukti-bukti nyata yang ada di hadapan mereka sendiri. Seperti dilaporkan oleh Moneywise, seorang warga bernama Rosalyn Crump harus kehilangan mobilnya yang dinyatakan rusak total setelah polisi keliru mengaitkannya dengan sebuah insiden penembakan.
Kronologi Salah Tangkap Kendaraan
Keterlibatan kamera Flock berawal ketika kepolisian di Richmond, Virginia, tidak memiliki nomor pelat kendaraan tersangka penembakan yang terjadi sehari sebelumnya. Berdasarkan laporan WWBT 12 On Your Side, polisi akhirnya melakukan pencarian dengan mengandalkan merek, model, warna, dan perkiraan tahun pembuatan kendaraan.
Melalui deskripsi yang sangat kabur tersebut, kepolisian memusatkan perhatian pada mobil Hyundai Elantra tahun 2012 milik Crump. Sekitar pukul 02.00 dini hari, petugas mulai memeriksa bagian dalam kendaraan menggunakan senter. Crump kemudian keluar rumah dan meyakinkan petugas bahwa kendaraannya sama sekali tidak terlibat dalam kejadian tersebut.
Rekaman kamera tubuh polisi menunjukkan Crump berkata kepada petugas, “This is the craziest thing I’ve ever seen in my life. … I have had my car all day long. I was at my momma’s house all day long. We came back here like 4 o’clock. I waited until my kids got off the bus at 5 o’clock.”
Kerusakan Akibat Proses Derek
Meskipun ada keraguan dari salah satu petugas karena keberadaan kursi anak di dalam mobil yang tidak sesuai dengan konteks penembakan, polisi tetap memanggil Seibert’s Towing untuk menderek kendaraan tersebut sebagai barang bukti. Beberapa jam kemudian, kepolisian berhasil mengidentifikasi mobil lain yang benar-benar terlibat dan membebaskan Hyundai milik Crump, meskipun informasi itu baru disampaikan kepada Crump empat hari kemudian.
Ketika Crump tiba untuk mengambil kendaraannya, pihak Seibert’s menyatakan bahwa bagian bemper depan telah robek selama proses derek. Perusahaan derek tersebut awalnya bersedia menanggung biaya perbaikan sebesar 2.212,30 dolar Amerika Serikat untuk penggantian bemper, lampu kabut, dan pelapis roda.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan mekanis lebih lanjut atas permintaan Crump, ditemukan kerusakan tambahan pada bagian tie rod dan ball joint yang membuat total biaya perbaikan melonjak melampaui 6.000 dolar Amerika Serikat. Pihak asuransi Seibert’s dan Crump akhirnya sepakat bahwa mobil tersebut kini menjadi rusak total akibat biaya perbaikan yang terlampau tinggi, padahal sebelumnya kendaraan itu masih layak dikemudikan.
Akibat kejadian salah identifikasi ini, Crump mengalami kesulitan untuk berangkat kerja hingga kehilangan salah satu pekerjaannya. Melalui halaman penggalangan dana daring miliknya, Crump kini masih berupaya mencari kendaraan pengganti serta tempat tinggal yang lebih aman dan stabil.






