Daftar Isi
Produsen sepeda motor listrik besutan Harley-Davidson, LiveWire, mengeluarkan peringatan mengenai kelangsungan bisnisnya setelah mengumumkan keraguan substansial atas kemampuannya untuk terus beroperasi. Pengumuman tersebut memicu kecemasan pasar hingga membuat saham LiveWire melonjak turun lebih dari 40 persen pada Kamis pagi waktu setempat, berbarengan dengan penarikan panduan keuangan tahunan perusahaan.
Kerugian Membengkak dan Cadangan Kas Menyusut
Peringatan finansial ini muncul di tengah adanya tanda-tanda peningkatan penjualan unit. Pada kuartal ketiga, LiveWire mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 38 persen menjadi 7,9 juta dolar AS, seiring kenaikan volume penjualan sepeda motor sebesar 21 persen. Meski demikian, perusahaan tetap membukukan kerugian bersih sebesar 18,6 juta dolar AS pada kuartal tersebut.
Cadangan kas LiveWire juga tergerus drastis dari 82,8 juta dolar AS pada akhir 2025 menjadi tersisa 39,9 juta dolar AS per 30 September 2026. Guna mengatasi krisis ini, LiveWire telah membentuk komite restrukturisasi khusus untuk menjajaki opsi pendanaan, kemitraan strategis, investasi baru, hingga peluang penjualan perusahaan. Manajemen juga membatalkan proyeksi rugi operasional tahun 2026 yang sebelumnya ditargetkan mencapai 70 juta hingga 80 juta dolar AS.
Peluncuran Seri S4 Honcho dan Pameran EICMA
Tekanan keuangan ini terjadi di saat LiveWire bersiap meluncurkan lini sepeda motor listrik paling terjangkau melalui seri LiveWire S4 Honcho. Seri ini berfokus pada model yang lebih kecil, ringan, dan dijual dengan harga awal di bawah 5.000 dolar AS untuk menggaet segmen pengendara yang lebih luas.
Model S4 Honcho dirancang untuk mempermudah pengendara pemula dengan menghilangkan mekanisme kopling dan perpindahan gigi. Selain itu, perusahaan dijadwalkan tampil pada ajang EICMA di Milan pekan depan untuk memamerkan perkembangan produk serta memperluas jajaran motor listrik terbarunya.
Tantangan Komersialisasi Motor Listrik
Seperti dilaporkan Electrek, situasi yang dihadapi LiveWire dinilai cukup ironis mengingat Harley-Davidson merupakan salah satu pabrikan konvensional yang lebih dahulu menggarap pasar motor listrik secara serius sejak lebih dari satu dekade lalu hingga meluncurkan model produksi pada 2019. Kendati sukses membuktikan keandalan teknologinya, membina bisnis sepeda motor listrik yang menguntungkan terbukti menjadi tantangan yang berbeda bagi perusahaan.
Kehadiran seri S4 Honcho dipandang dapat menjadi kunci pembuka pasar bagi konsumen muda yang menginginkan motor listrik berharga terjangkau. Namun, kelangsungan operasional LiveWire kini bergantung pada seberapa cepat perusahaan dapat menyelesaikan proses restrukturisasi serta memperoleh pendanaan baru.
Sumber: Electrek








